Rabu, 28 Februari 2018

HMT Janata - Arabic Index Marker - Black Dial (Sold)


HMT (Hindustan Machinery and Tools), jam asal Bangalore, India ini mempunyai warna dial hitam dengan Arabic Number index marker berwarna putih yang cukup kontras dengan warna dial, sayang tidak diketahui pemasarannya di Indonesia, menarik juga sebagai salah satu alternatif jam selain jam asal Swiss maupun Japan yang lebih dominan dan dikenal selama ini.





menggunakan movement manual winding  HMT 17 jewels, movement ini mengambil basis dari movement citizen 1800 series (1801-1805), perbedaaan yang terlihat ada pada material dan finishing serta dihilangkannya fungsi tanggal, tidak salah HMT memlih movement ini sebagai basis dari sebagian besar manual winding movement mereka karena movement berbasis citizen ini tergolong cukup bagus.
diameter 35mm tanpa crown, lug to lug 43mm, lebar lug 18mm.
dipadukan dengan strap aftermarket  terlihat cukup serasi. 
SOLD


Selasa, 27 Februari 2018

Seiko Cronos J14021 (Sold)


Seiko Cronos diperkenalkan ke publik domestik Japan sekitar tahun 1958 dengan menggunakan movement dari Daini Seikosha dan merupakan model center second pertama dari Seiko Daini Seikosha, baru pada tahun 1961 diperkenalkan versi Cronos Self Dater, movement dari Daini Seikosha tergolong lebih tipis dengan performa lebih baik dibandingkan Seiko  Marvel yang menggunakan movement dari Suwa Seikosha walaupun posisi Seiko Marvel dianggap  lebih tinggi dibandingkan Seiko Cronos, keduanya merupakan model utama dresswatch seiko pada tahun 1950an, tergolong model high end pada zamannya, Seiko Cronos sendiri merupakan cikal bakal dari King Seiko (Seiko KS).
Seiko Cronos ini seperti umumnya produk high-end Seiko tampil sederhana dengan dial cream serta hands dan index marker model lurus dan tipis saja, casing 14 karat gold filled yang terlihat masih cukup baik karena lapisan gold filled jauh lebih tebal daripada gold plated.
dial pada beberapa spot terlihat kotor tergolong masih cukup  wajar untuk usia jam mendekati 59 tahun !.




ada beberapa bagian caseback yang terlihat sudah aus. 
produksi Januari 1959.

kode C adalah singkatan untuk Cronos.
pada waktu itu belum ada penamaan cal. mesin seiko seperti saat ini, berdasarkan referensi yang ada movement manual winding ini kemungkinan tergolong cal. 54.
diameter 35mm tanpa crown, lug to lug 43mm, lebar lug 18mm. 
dipadukan dengan strap aftermarket, terlihat cukup  serasi. 

SOLD

Senin, 26 Februari 2018

Citizen Seven Star (Sold)


Citizen Seven Star yang cantik dengan dial silver kebiruan, hands model pedang yang  tampak gemuk, bezel bergerigi terlihat klasik. 



original crown dengan logo "C"

 Produksi Februari 1969.
Menggunakan automatic movement Citizen cal. 5270 dengan 21 jewels dan bekerja pada frekuensi low beat 18.000 bph,quick set date, hari mengikuti putaran 24 jam, pertama kali diproduksi pada tahun 1965. 
diameter 36mm tanpa crown, lug to lug 43mm, lebar lug 18mm. 
dipadukan dengan strap aftermarket, terlihat cukup serasi.
SOLD

Minggu, 25 Februari 2018

Jhonny Blues


Jhonny Blues model sporty dengan rantai model tulang ikan, dial sunburst silver kebiruan yang cantik. 

bezel dapat diputar satu arah dengan klik. 



rantai masih panjang dengan double lock buckle. 
quartz movement Japan.

stainless steel back, sedangkan casing dan bracelet bermaterial base metal lapis chrome yang bagian belakang sebagian besar sudah mulai pudar.
diameter 37mm tanpa  crown, lug to lug 42mm. 

dijual IDR 175.000

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...