Selasa, 28 Maret 2017

Seiko Liner


Seiko Liner adalah salah satu usaha dari divisi Suwa Seiko untuk menciptakan jam tangan tipis pada awal tahun 1960, terlihat kesederhanaan desain yang memukau dengan hands dan index marker berupa batang tipis saja, index marker terlihat simetris karena tidak ada tanggal pada dial.
model bulat dengan dial terlihat penuh serta frame yang tipis membuat dresswatch ini terasa cukup besar ketika dikenakan.
jam yang sudah berusia 55 tahun ini tampak masih fresh.
dial tergolong bersih tanpa noda.

original crown dengan logo "S"
casing tergolong sangat tipis.
casing dilapis 14 karat dengan metode all gold filled yang jauh lebih tebal daripada gold plated sehingga secara keseluruhan kondisi gold filled masih bagus.
ada bagian casing dekat crown yang sudah ada cacat kecil (sudah ditutup dengan lem adhesive) fungsi crown tetap normal.
catatan servis dalam penanggalan Jepang.

produksi Februari 1961.
menggunakan manual winding movement dari Suwa Seikosha cal. 3140 dengan 23 jewels, movement ini versi non chronometer sedangkan seiko liner chronometer menggunakan movement cal. 460 yang serupa dengan cal. 3140.
diameter 35.5mm tanpa crown, lug to lug 43mm, lebar lug 18mm.

dipadukan dengan leather strap aftermarket, terlihat cukup serasi.
nice and beautiful seiko liner
dijual IDR 1.475.000


Senin, 27 Maret 2017

Citizen Automatic - Silver Dial


Citizen automatic dengan hands dan arabic index hitam yang terlihat kontras dengan dial yang berwarna silver, sehingga mudah dibaca dalam sekilas pandang.
casing hitam dipadukan dengan ring bezel chrome silver.
terlihat sebagian besar dial kotor.

bracelet juga berwarna hitam, panjang  maksimum untuk lingkar pergelangan tangan sekitar 16.5cm.
crown dengan logo CTZ

produksi Maret 1972.
Menggunakan automatic movement Citizen cal. 6501, 21 jewels dengan frekuensi 21.600bph, quick set date, atur hari dengan memutar jarum jam 24.00-20.00 bolak balik, power reserve berdasarkan specs. 42 jam, dapat diputar manual untuk instant power reserve.
diameter 40.5mm tanpa crown, lug to lug 36.5mm, lebar lug 18mm.

dijual IDR 450.000


Seiko Chronos (Sold)


Seiko Chronos dengan model klasik yang abadi, menggunakan manual winding movement produksi Daini Seikosha yang diperkenalkan pertama kali pada tahun 1958, tergolong high-end dress watch seiko pada pertengahan-akhir tahun 1950an, Seiko Chronos ini merupakan cikal bakal dari Seiko KS yang diperkenalkan pertama kali sekitar tahun 1963.
casing dilapis 14 karat dengan metode gold filled yang jauh lebih tebal daripada gold plated sehingga secara keseluruhan kondisi gold filled masih bagus.
terlihat model yang sederhana namun sangat menawan dengan jarum dan index marker tipis saja, mengimbangi casing jam yang juga dibuat tipis.
pada dial terlihat beberapa spot noda, namun secara keseluruhan tergolong masih bagus dan cukup bersih untuk jam yang sudah sangat tua. 
diameter 35mm tanpa crown, lug to lug 43.5mm, lebar lug 18mm.
tergolong cukup tipis.

14k gold filled
produksi Februari 1960.
menggunakan manual winding movement dari Seikosha dengan 23 jewels, pada zamannya seiko belum memberikan no. cal. namun berdasarkan referensi yang ada movement ini digolongkan sebagai cal. 54A  produksi Daini Seikosha, terlihat movement yang sangat bersih.
dipadukan dengan strap aftermarket, terlihat cukup serasi. 
nice and beautiful Seiko Chronos.
dijual (Sold, Thanks)

Minggu, 26 Maret 2017

Tudor Ranger (Franken) (Sold)


Tudor Oyster Prince Ranger mungkin termasuk model Tudor yang paling kontroversial, dikenal sebagai red ranger (karena tulisan ranger berwarna merah), konon banyak beredar versi franken sehingga tidak diketahui lagi versi originalnya dan menjadi sulit untuk mencari referensi otentik mengenai Tudor Ranger
kemungkinan jam tangan hasil rakitan ini dapat dibuat sehingga terlihat original karena biasanya movement ETA yang digunakan Tudor mudah diperoleh mengingat banyak digunakan juga pada banyak merk jam lain sedangkan casing, hands dan dial serta bracelet dapat dibuat baru.
terlepas dari kontroversi pada Tudor Ranger ini, penampilan klasik dari jam tangan ini memang memikat siapa saja yang melihatnya, dial hitam dengan kombinasi luminous indeks arabic dan balok, model hands juga terliaht menarik.
luminous hands dan index marker.


logo rolex pada crown.
solid stainless steel bracelet "rolex", panjang bracelet terbatas untuk lingkar pergelangan tangan maksimum 15.5cm.


konstruksi oyster case dari Rolex yang diaplikasikan pada jam tangan Tudor, konstruksi ini mengambil inpirasi dari cangkang kerang yang dapat menutup rapat sehingga tahan air (waterproof), untuk kondisi saat ini tidak diketahui apakah masih kedap air atau tidak.

menggunakan automatic movement Tudor Auto Prince berbasis ETA cal. 2836-2, bekerja pada frekuensi 28.800 bph tergolong hi-beat, power reserve berdasarkan specs. 40 jam, dapat diputar manual untuk instant power reserve.

Penggunaan movement ini terlihat janggal karena movement ini basisnya menggunakan tanggal - hari, sedangkan Tudor Ranger ini polos tanpa tanggal - hari.

diameter 34mm tanpa crown, lug to lug 40.5mm, lebar lug 19mm.

untuk yang tertarik dengan jam tangan ini dengan foto dan deskripsi di atas, dijual (Sold, Thanks)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...