Rabu, 29 November 2017

Alba Quartz V501-6K80


Alba Quartz bergaya klasik dengan roman index hitam dan hands hitam sehingga telihat kontras dan mudah dibaca. 

dial berwarna kuning muda tampak masih sangat bersih. 


original crown, terlihat sudah mulai aus.



Mengunakan quarts movement modul Epson V501.
diameter 33mm tanpa crown, lug to lug 38mm, lebar lug 18mm. 
dipadukan dengan strap vintage, tampak serasi. 
jam tangan quartz yang praktis
dijual IDR 250.000


Selasa, 28 November 2017

Titoni Airmaster


Titoni Airmaster dengan model klasik tahun 1960an, dauphine hands dengan dial dan mika cembung serta twisted lug yang panjang dan melengkung mengikuti pergelangan tangan menjadi ciri khas model jam masa tersebut.


dial sudah aging dan berubah menjadi berwarna cream, seperti warna kertas putih yang sudah menua, sejenis batu permata kecil pada posisi  di atas jam 6 terlihat masih bersinar apabila terkena sinar. 
original crown dengan logo Titoni.
casing unpolished, terdapat bekas pemakaian yang tergolong masih wajar. 


Menggunakan movement manual winding Titoni yang mengambil basis dari ETA 1093, 21 jewels dengan power reserve sesuai specs 42 jam, bekerja pada frekuensi 18.000 bph tergolong low beat, no quick set date, circa 1950.
diameter 35mm tanpa crown, lug to lug 43mm, lebar lug 18mm. 
dipadukan dengan strap aftermarket, terlihat cukup serasi. 


dijual IDR 725.000


Senin, 27 November 2017

Seiko Tisse 1F20-6B80 (Ladies) (Sold)


Seiko Tisse buat wanita ini terlihat sangat mungil seperti memakai gelang saja, dial silver dengan arabic index marker, terlihat cantik dan klasik. 

pinggiran kaca dibuat seperti diamond cut dengan kondisi masih bagus dan terlihat  jernih.





menggunakan quartz movement seiko 1F20 dengan tingkat akurasi +/- 15 detik per bulan, menggunakan bateria SR416SW yang dapat hidup selama +/- 3 tahun.
dimensi 26.5 tanpa crown x 28mm lug to lug. 

seiko yang praktis dipakai sehari-hari. 
SOLD


Minggu, 26 November 2017

Enicar Ultrasonic (Sold)


Enicar Ultrasonic ini terlihat klasik dengan dial terlihat penuh karena frame casing yang tipis, dial putih/cream dengan dauphine hands yang tipis serasi dengan index marker dan model casing.


pada sisi luar dial terlihat kotor, terutama antara jam 1 sampai dengan jam 7.
pada bagian tengah dial,  mika terlihat retak halus.
lapisan emas pada crown terlihat aus. 



Menggunakan movement manual winding in-house yang legendaris Enicar AR cal. 1010 yang oleh beberapa kalangan disebut  "the heart and soul of enicar",  dengan 25 jewels, bekerja pada frekuensi low beat 18.000 bph, power reserve berdasarkan specs. 42 jam, circa 1960.
diameter 33mm tanpa crown, lug to lug 40mm, lebar lug 18mm. 

dipadukan dengan vintage strap aftermarket, terihat cukup serasi.

SOLD


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...