Minggu, 21 Oktober 2018

Enicar Ultrasonic


Enicar Ultrasonic ini terlihat klasik dengan dial terlihat penuh karena frame casing yang tipis saja, dial siver yang sangat cantik dengan dauphine hands yang tipis serasi dengan index marker dan model casing. 

kondisi dial terlihat masih bersih, terlihat sederhana dan simetris karena tanpa jendela tanggal 




catatan servis, dibalik caseback
Menggunakan movement manual winding in-house yang legendaris Enicar AR cal. 1010 yang oleh beberapa kalangan disebut  "the heart and soul of enicar",  dengan 21 jewels, bekerja pada frekuensi low beat 18.000 bph, power reserve berdasarkan specs. 42 jam, circa 1960.   
diameter 35.5mm. tanpa crown, lug tol lug 43mm., lebar lug 19mm., untuk model dresswatch, terlihat besar dan penuh ketika dikenakan. 
dipaduka dengan strap aftermarket, terlihat serasi. 

dijual IDR 1.450.000


Sabtu, 20 Oktober 2018

Seiko Chorus 2107-0050


Seiko Chorus untuk wanita dengan dial silver yang tergolong masih baik. 

terdapat magnifier pada jendela tanggal untuk memperbesar angka tanggal.

original crown dengan logo masih "SW"
menggunakan manual winding movement Seiko cal. 2107 dengan 21 jewels, setting tanggal dengan memutar bolak balik antara jam 00.00-20.30.


produksi Agustus 1968. 
diameter 27mm., tanpa crown, lug to lug 33mm., lebar lug 14mm. 
dipadukan dengan strap aftermarket, terlihat cukup serasi. 
dijual IDR 425.000

Jumat, 19 Oktober 2018

Mido Commander Chronometer (Hi-Beat 36.000 Bph)


Mido commander chronometer ini mempunyai model yang sangat khas, sepertinya jarang ditemui pada merk jam lain, casing bulat penuh model frameless dengan lug yang tersembunyi sehingga kesan bulat penuh lebih menonjol, warna dial bergradasi, index marker model bertumpuk berwarna hijau kecoklatan.
Jam tangan merk Mido memang tergolong low profile, seperti jam model Mido ini, sama sekali tidak ada marker pada dial yang biasanya pada merk lain tertulis 36.000 atau hi-beat, pada caseback juga polos saja bahkan pada movement yang menunjukkan jam ini berdetak dengan frekuensi hi-beat 36.000 bph. juga tidak ada, hanya tertulis chronometer officially certified pada dial, yang menunjukkan kelas hi-grade untuk movement yang dibenamkan pada jam ini, mungkin karena minim informasi dan ketidak tahuan penggemar jam inilah maka jam Mido ini seperti terlupakan dan mungkin dianggap biasa saja, sehingga saat ini boleh dibilang jam ini undervalue, tidak sesuai antara harga dan nilai yang diperoleh. 
dengan frekuensi hi-beat mencapai 36.000 bph pergerakan jarum detik menjadi sangat halus, bergerak sliding secara mulus, movement ini pula yang digunakan pada jam merk Zenith, dengan basis movement yang sama bisa dibandingkan berapa harga jam Mido antik dengan Zenith antik atau bandingkan dengan Seiko Lord Marvel  dengan frekuensi hi-beat 36.000 bph, harga bekasnya juga jauh lebih mahal Seiko Lord Marvel. 
dial terlihat sudah timbul bintik-bintik. 
casing dan bracelet termasuk kaca unpolished, terdapat gores-gores yang tergolong masih wajar untuk ukuran jam vintage. 

original solid stainless steel bracelet dengan buckle Mido 
menggunakan automatic movement hi-beat kelas chronometer.


menggunakan automatic movement Mido berbasis ETA 2837 dengan 17 jewels dan bekerja pada frekuensi 36.000 bph, tergolong hi-beat, quick set day-date, hack feature, power reserve berdasarkan specs. 40 jam, dapat diputar manual untuk mengisi power reserve, seperti umumya mesin hi-grade terdapat micro/fine adjuster serta adjusted six positions & temperature, diproduksi antara tahun 1971-1975. 
diameter bulat sepenuhnya 37.5mm tanpa crown  


dijual IDR 1.300.000

Kamis, 18 Oktober 2018

Casio G-Shock G-300


Casio G-Shock G-300 model Ana-Digi yang praktis dan tangguh.


rubber protector terlihat sudah ada bekas-bekas pemakaian berupa gores-gores dan terlihat mulai retak terutama pada posisi jam 8.


original rubber strap dengan buckle Casio.

Menggunakan quartz movement modul 3750 
diameter 43,5mm.



dengan box dan tag, dijual IDR 600.000




Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...